TENTARA NASIONAL INDONESIA - KOMANDO DAERAH MILITER XIII/MERDEKA

Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Upacara Hari Infanteri 2018

By , Comment
Share on Facebook Tweet on Twitter
Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Upacara Hari Infanteri 2018

Pangdam XIII/Merdeka Beri Trophy ke Salah satu Peleton Pendamping



Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Tiopan Aritonang memimpin Upacara Hari Infanteri ke 70 TA 2018 yang bertempat  di Lapangan Mako Rindam XIII/Merdeka Kota Tomohon, Selasa (19/12/2018)

Pada upacara tersebut Pangdam XIII/Mdk membacakan amanat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpusenif) Brigjen TNI Teguh Pujo Rumekso, selaku pembina Korps Infanteri TNI AD.

Danpusenif memberikan ucapan selamat kepada segenap prajurit Infanteri di seluruh Indonesia. ”Selamat hari Infanteri Tahun 2018 kepada segenap prajurit korps infanteri beserta keluarga dimanapun saat ini berada dan bertugas," Ucap Danpusenif. 

Dalam sambutannya Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri menyampaikan kembali satu catatan peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah Infanteri yaitu ketika menghadapi agresi Militer Belanda II Tanggal 19 Desember 1948.
Dimana pada saat itu, Panglima Besar Jenderal Sudirman mengeluarkan perintah kilat No. 1/PB/D/1948 yang ditujukan kepada Angkatan Perang RI untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu perintah siasat No. 1/1948 TANGGAL 12 JUNI 1948.

Perintah itu untuk melawan musuh dengan melaksanakan Perang Rakyat Semesta dimana pasukan-pasukan yang hijrah melaksanakan aksi Wingate (Infiltrasi) dengan cara Long Mars kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk Wherekrise (Kantong-kantong kekuatan) sebagai titik-titik kuat pertempuran Gelirya yang merupakan taktik dan strategi prajurit Infanteri untuk melanjutkan perjuangan mempertahankan Kemerdekaan.

Fenomena tersebut menuntut kehadiran prajurit dan satuan-satuan Infanteri yang berkualitas dan modern memiliki mentalitas baja dan berkarakter pejuang sebagai insan prajurit sejati tugas adalah kehormatan.

Tugas berat tapi mulia itulah karakter yang harus tetap terpelihara dan tertanam pada setiap dada prajurit Infanteri dimanapun berada dan bertugas dengan konsekuensi logis keberadaan satuan dan prajurit Infanteri yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

"Tidak akan terlepas keberadaannya dengan lingkungan masyarakat dimana prajurit Infanteri kuat bersama rakyat merupakan cerminan jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, Tentara Profesional dan prajurit Infanteri bersama masyarakat serta komponen bangsa lainnya," ujarnya.

Rangkaian kegiatan Hari Infanteri ke 70 Tahun 2018 yang digelar oleh satuan Infanteri ini identik dengan kegiatan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (Tonting YWPJ) yang dimulai sejak tanggal 16 Desember sampai dengan pelaksanaan puncaknya pada tanggal 19 Desember 2018.

Kodam XIII/Merdeka dalam hal ini Rindam XIII/Mdk sebagai pelaksana telah melaksanakan kegiatan Tonting YWPJ dan Upacara sebagai hari puncaknya dengan lancar dan sukses.

Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya etape terakhir telah melaksanakan tugas peleton beranting dan tiba di Koramil 1302-06/Tomohon pada pukul 03.30 Wita.

Selanjutnya pada pukul 05.30 wita peleton YWPJ terakhir tersebut diantar oleh para Perwira Kodam XIII/Merdeka dan Jajaran menuju ke Mako Rindam untuk melaksanakan tugas terakhirnya menyerahkan simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya kepada Rindam XIII/Merdeka dalam suatu upacara yang dirangkaikan dengan pasukan tradisional.

Pada saat itu Pangdam sebagai irup meminum air kelapa sebagai simbol perjuangan. Dengan meneguk air kelapa dahaga dapat dihilangkan.

Setelah upacara kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan pemenang Peleton Beranting Yuddha Wastu Pramuka Jaya.
Adapun urutan peleton terbaik adalah  :
1. Tervaik l, Peleton dari Yonif 712.
2 .Terbaik ll, Peleton  dari Yonif 715.
3. Terbaik lll peleton dari Yonif  713.
Peleton pengantar:  1.Terbaik l, peleton dari Kikavser
5. Satkowil pendukung terbaik  adalah koramil 04-10/ membe
6. Pengantar non Tni terbaik adalah Pramuka saka wirakartika binaan koramil pineleng.

Hadir dalam upacara penutupan tersebut diantaranya Seluruh Prajurit Kodam XIII/Mdk, Perwakilan Polda Sulawesi Utara; Perwakilan Lantamal Manado, Lanud Sam Ratulangi; Kasdam XIII/Mdk, Danrem 131/Stg, Irdam XIII/Merdeka;Kapok Sahli Pangdam serta LO AL dan LO, Danrindam, Para Asisten Kodam XIII/Mdk, Para Kabalak Dam XIII/Mdk.;Para Komandan Satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka;Para peserta Peleton Yuddha Wastu Pramuka.

ADMIN

author
suwarnoRealase at

Nothing

0 komentar

Comment Now