TENTARA NASIONAL INDONESIA - KOMANDO DAERAH MILITER XIII/MERDEKA

CSB 2018 KODIM 1303/BM UNTUK KABUPATEN BOLMONG PERINGKAT SATU SE-KODAM XIII MERDEKA SAAT INI

By , Comment
Share on Facebook Tweet on Twitter
 

photo_2018-08-08_19-52-10


photo_2018-08-08_19-52-19BOLMONG - Salah satu upaya percepatan dalam mendukung program swasembada pangan, Kodim 1303/Bolmong bersama Dinas Pertanian Bolaang Mongondow mempercepat proses pekerjaan Cetak Sawah Baru (CSB) khususnya di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (09/08/2018).


Komandan Kodim 1303/BM Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono S.Sos melalui Pelda Ucok Lubis yang kesehariannya menjabat sebagai Bintara yang menangani Program Upsus Kodim 1303/BM mengatakan, "Untuk wilayah Kabupaten Bolmong total target pengerjaan perluasan cetak sawah baru seluas 200 hektar dan untuk sampai saat ini sudah mencapai 108,66 Hektar yang sudah selesai dikerjakan atau sekitar 54,33%. Kegiatan saat ini yang sedang dilakukan adalah pengolahan tanah dengan membajak menggunakan TR-4 dan hand traktor, Bahkan sebagian 38,25 Ha sudah ditanami bibit padi," Ujarnya.


Menurutnya, lahan yang awalnya semak belukar dan ditumbuhi pepohonan, saat ini sudah berbentuk sawah. "Ada pematang dan saluran air, ini merupakan kerjasama yang solid antara Babinsa dengan Kontraktor yang kerjakan siang malam guna mencapai target yang diinginkan Komando Atas," Pungkas Pelda Ucok.


Selain itu, “Lahan Cetak sawah yang sudah selesai langsung ditanami oleh para petani atau pemilik lahan, semua itu karena dukungan dan semangat dari Babinsa Koramil 1303-07/Dumoga, Dinas Pertanian Kabupaten Bolmong, Kontraktor dan pemilik lahan agar pekerjaan Cetak Sawah Baru ini segera diselesaikan supaya langsung bisa ditanami,” Ucap Pelda Ucok.


"Ada beberapa petak sawah yang sudah kita tanami bibit padi, semai tanaman padi itu harus kita jaga terus, makanya Babinsa 24 jam di lokasi Cetak Sawah Baru," tuturnya.


Lebih lanjut Pelda Ucok Lubis menjelaskan, “Semua ini tidak lepas dari semangat para petani untuk mau membuka lahannya yang di mulai dari Land Clearing (Pembersihan Lahan) kemudian dilanjutkan Land Leaving (Pembuatan Pematang dan Saluran Irigasi) dan tanpa menunggu lama para petani dan pemilik lahan langsung mengolah lahan pertanian untuk segera ditanami,” Pungkasnya.


"Ini dilakukan untuk memaksimalkan pencapaian hasil dalam program perluasan cetak sawah baru, nantinya akan diserahkan ke masyarakat pemilik lahan. Dengan harapan dapat dipergunakan dan dimanfaatkan untuk bercocok tanam dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," harap Pelda Ucok.

ADMIN

author
suwarnoRealase at

Nothing

0 komentar

Comment Now