TENTARA NASIONAL INDONESIA - KOMANDO DAERAH MILITER XIII/MERDEKA

MOMAJEKO BERSAMA PETANI, SERDA UDIN SEMANGAT TURUN KESAWAH

By , Comment
Share on Facebook Tweet on Twitter
photo_2018-07-22_09-46-08

photo_2018-07-22_09-46-04BOLMONG - Kehadiran Babinsa TNI AD bukan sebagai penyuluh pertanian akan tetapi babinsa TNI AD adalah motivator, fasilitator, dinamisator atau menjadi inovator bagi kelompok tani di lapangan.


Keterlibatan Babinsa dalam ketahanan pangan ini bukan baru saat ini saja, sebelumnya sudah dilaksanakan, karena para Babinsa Komando Kewilayahan (Kodim) berperan dalam bidang Ketahanan Pangan, mereka mempunyai kewajiban melaporkan data teritorial yang ada di desa binaannya serta menjaga tetap dalam kondisi yang baik, Minggu (22/07/2018).


Berkaitan dengan hal tersebut peran Babinsa sudah mulai dilakukan secara bertahap dan mulai meluas baik dalam cakupan wilayah binaannya maupun kualitas pendampingan di semua wilayah di tanah air, contohnya di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow.


Serda Udin adalah salah satu anggota Babinsa Koramil 1303-04/Lolayan, beliau saat ini sedang membantu Bapak Yurdi Manggopa membajak sawahnya untuk ditanami padi, yang bertempat di Desa Mopusi Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolmong.


Lahan sawah milik Bapak Yurdi Manggopa di Desa Mopusi, seluas 1 Ha dari keseluruhan lahan sawah kelompok Tani di sekitarnya, karena ada yang berbeda kali ini dalam penggarapan lahan sawah miliknya yaitu membajak lahannya dengan cara tradisional dengan menggunakan dua ekor sapi.


Di sana Babinsa membantu kelompok tani yang masih membajak sawah secara tradisional. Babinsa membantu para petani dengan tenaganya untuk menarik sapi dan membajak lahan sawah, sebelum ditanami.


“MOMAJEKO” (bahasa Mongondow) atau membajak sawah dengan alat tradisional yang ditarik atau digeret oleh satu atau dua ekor sapi atau kerbau memang masih dilakukan oleh sebagian petani di wilayah Bolaang Mongondow.

ADMIN

author
suwarnoRealase at

Nothing

0 komentar

Comment Now