TENTARA NASIONAL INDONESIA - KOMANDO DAERAH MILITER XIII/MERDEKA

Rakor TMMD Matangkan Pelaksanaan Kegiatan Dalam Mensejahterahkan Masyarakat

By , Comment
Share on Facebook Tweet on Twitter
Penjabat Bupati Bolmong Adrianus N Watung SH bersama Ketua Dewan Kabupaten Welty Komaling SH MM dan Dandim 1303/Bolmong, Lekol Inf Sampang Sihotang menghadiri Rakornis TMMD ke 98. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Kementrian PU dan Perumahan rakyat, Jakarta, kamis (9/3). Dalam rapat tersebut dibuka langsung oleh Meteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono. TMMD mulai tahun ini akan dilaksanakan 3 kali setahun dimana dulunya 2 kali setahun, dalam waktu yang dulu 21 hari sekarang menjadi 30 hari penambahan waktu TMMD ini bertolak dari besarnya keinginan Desa untuk meningkatkan pembangunan didaerahnya dan dengan pelaksanaan TMMD yang 3 kali dalam setahun diharapkan Desa yang membutuhkan sarana dan prasarana bisa dipenuhi dan sasaran fisik dan non fisik yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan dorongan kepada masyarakat dalam semangat gotong royong serta membantu kesulitan masyarakat terutama di Desa terpencil pinggiran terluar dan untruk mendukung Nawacita, TMMD merupakan program terpadu lintas sektor antara TNI dengan kementrian atau lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah yang dilaksanakan bersama masyarakat dan dalam kegiatan Rakornis TMMD ini dengan mengusung tema "Dengan Semangat Kemanunggalan, Kita Tingkatkan Sinergitas Lintas Komponen Bangsa Dalam Rangka Membangun Daerah dan Desa Untuk Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berdasarkan Gotong Royong Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)" dengan tujuan untuk meningkatkan akselerasi pembangunan pedesaan khususnya di daerah tertinggal, terisolir, perbatasan, daerah kumuh perkotaan serta daerah rawan atau terdampak bencana, Manfaatkan kegiatan TMMD sebagai Serbuan Teritorial untuk merebut hati Rakyat dengan cara mencintai Rakyat agar mendapatkan kecintaan Rakyat terhadap TNI secara tulus dan ikhlas dan  jadikan masyarakat sekitar sebagai saudara bagi seluruh prajurit dengan tinggal di rumah warga di lokasi pelaksanaan TMMD sebagai wujud jalinan persaudaraan serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang telah pudar saat ini, Laksanakan kegiatan TMMD secara optimal didukung publikasi secara massive serta hindari kerugian personel, materil dan kegiatan yang dapat menghambat kelancaran TMMD dan selain kegiatan Fisik, kegiatan Non Fisik agar dilakukan dengan baik melalui peran dan partisipasi berbagai instansi untuk memperkuat wawasan kebangsaan, rasa persatuan dan kesatuan di masyarakat tutup Kasad Jenderal TNI Mulyono.

Sementara dalam kesempatan tersebut Bupati mengatakan Pemkab siap mendukung program TMMD dengan terus bersinergi dengan instansi teknis terutama jajaran TNI. Sehingga program-program pemerintah pusat bisa berjalan optimal sampai di masyarakat umum. Melalui kegiatan ini kiranya dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur pedesaan dan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat terangnya. Ditempat yang terpisah Ketua Dekab Bolmong mengatakan, pihak legislatif pastinya akan terus mendukung program seperti ini. Kita berharap melalui program ini kesejahteraan masyarakat dapat terpenuhi.

Dilain pihak Dirjen Pembangunan Jalan dan jembatan mengatakan Arah kebijakan pembangunan perbatasan adalah mengubah arah kebijakan dari inward looking menjadi outward looking sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi dan perdagangan dengan negara tetangga sesuai dengan prioritas Nawa Cita 2015-2019 yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI; dan kerjasama antara Ditjen Bina Marga dengan TNI perlu diteruskan terutama untuk mencapai target tersambungnya jalan paralel perbatasan Kalimantan dan pengunungan tengah papua di tahun 2019 melalui kontrak swakelola sebagai langkah percepatan pembangunan kawasan perbatasan/terisolir, namun jalan tersebut harus dipelihara dan terus dimanfaatkan oleh penduduk setempat selanjutnya Paban V/Bakti TNI mengatakan Pelaksanaan Upacara Pembukaan TMMD ke-98 dilaksanakan hari Rabu Tanggal, 5 April 2017 Pukul 09.00 waktu setempat oleh pejabat Gubernur/Bupati dan Upacara Penutupan Tanggal, 4 Mei 2017 Pukul 09.00 waktu setempat oleh Pejabat TNI, dan masing-masing Satgas TMMD membuat Posko Satgas TMMD, Personel Satgas melibatkan unsur TNI, Polri, Pemda, Mahasiswa dan Masyarakat, Sebelum TMMD dilaksanakan maka anggaran harus sudah diserap, Koordinasi dengan Pemda untuk anggaran sasaran Fisik dan Non Fisik, Optimalkan pengerahan massa baik kegiatan Fisik maupun Non Fisik (Penyuluhan/sosialisasi dan Baksos), Seluruh kegiatan TMMD agar dipublikasikan secara massive serta Satgas harus tidur di rumah Masyarakat dan ULP dimasak untuk makan bersama Masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan TMMD juga selain kerjasama antara Kemeterian PUPR juga bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi dan Kabupaten/Kota, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi serta pemerintah Daerah Provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota.

ADMIN

author
suwarnoRealase at

Nothing

0 komentar

Comment Now